FESTIVAL INDONESIAN FILMS OVERSEAS (FIFO) IN COLLABORATION WITH PRODUKSI FILM NEGARA (PFN)

Penulis: Casilda Aulia Rakhmadina

Warsaw, December 10th 2019 – Festival Indonesian Films Overseas (FIFO) berkolaborasi dengan Produksi Film Negara (PFN) telah sukses melaksanakan acara Indonesian Movie Days. Acara ini berlangsung selama 2 hari, yaitu tanggal 10-11 Desember 2019 di Kino Luna Artystyczne Warszawa, yaitu salah satu bioskop yang berlokasi di Warsaw, Ibu Kota Polandia. Berbagai kalangan hadir pada acara kali ini, mulai dari siswa/i, warga Polandia, mahasiswa/i Indonesia yang sedang menempuh pendidikan tinggi di Polandia, hingga Duta Besar Republik Korea, Mrs. Mira Sun, dan beberapa perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia, termasuk Ibu Siti Nugraha Mauludiah selaku Duta Besar Republik Indonesia untuk Polandia. Terdapat dua film karya Produksi Film Negara (PFN) yang diputar, yaitu Kuambil Lagi Hatiku dan Petualangan Si Unyil.

Foto 1. Photo Exhibition

 

Foto 2. After event photo of Movie Workshop

 

Di hari pertama, yaitu tanggal 10 Desember 2019, diadakan photo exhibition tentang destinisasi wisata di Pulau Bali, PFN’s movies poster dan relasi Polandia-Indonesia. Kemudian dilanjutkan movie workshop dengan pembicara yaitu Commercial Director dari Produksi Film Negara (PFN) dan Ibu Siti Nugraha Mauludiah yang membahas terkait perkembangan dan potensi industri film Indonesia. Mrs. Mira Sun, Duta Besar Republik Korea, turut memberikan pandangan terkait industri film di Korea sebagai masukan untuk industri film Indonesia ke depan. Peserta yang mengikuti movie workshop ini cukup aktif berdiskusi dan memberi saran untuk memperkenalkan film-film Indonesia ke kancah internasional. Kemudian, acara dilanjutkan dengan menonton film Kuambil Lagi Hatiku.

 

Foto 3. Peserta saat persiapan pemutaran film Kuambil Lagi Hatiku

 

Secara singkat, film ini bercerita tentang seorang wanita keturunan Indonesia-India bernama Sinta yang akan melangsungkan pernikahan. Namun, ditengah persiapannya, ibu Sinta tiba-tiba menghilang dan meninggalkan pesan bahwa ia harus pergi ke Indonesia untuk menyelesaikan sesuatu. Mengetahui ada yang tidak beres dengan kejadian ini, Sinta menyusul Ibunya pergi ke Indonesia. Dari situ, dia mengetahui latar belakang keluarganya yang sesungguhnya. Di film ini, budaya-budaya Indonesia diperkenalkan dengan kemasan yang apik. Terdapat scene yang memberikan informasi sejarah Candi Borobudur, pencak silat, dan seni tari Jawa.

 

Foto 4. Acara ramah tamah setelah pemutaran film Kuambil Lagi Hatiku

 

Setelah menonton film Kuambil Lagi Hatiku, peserta terlihat antusias karena alur cerita yang disajikan ringan, namun syarat akan budaya dan konflik sehari-hari yang ada di lingkungan masyarakat. Selanjutnya, peserta disambut dengan sesi ramah tamah. Pada sesi ini, peserta berbaur untuk mengobrol dan menyantap hidangan. Kemudian, sesi selanjutnya yaitu pengundian dan penyerahan grand prize kepada peserta yang saat registrasi telah diberi kupon untuk undian berhadiah. Grand prize yang diperebutkan yaitu tiket liburan pulang pergi Warsaw-Bali-Warsaw untuk satu orang pemenang warga negara Polandia yang beruntung. Setelah proses pengundian, diperoleh satu pemenang yang berhasil mendapatkan grand prize berupa tiket liburan ke Pulau Dewata, Bali.

 

Foto 5. Penyerahan grand prize kepada pemenang tiket liburan ke Pulau Dewata, Bali

 

Di hari kedua, yaitu tanggal 11 Desember 2019, acara berlanjut untuk menonton film Petualangan Si Unyil. Pemutaran film kedua ini berlangsung mulai pukul 10.00-11.30 CET. Terdapat kurang lebih 267 siswa/i yang tersebar dari 4 sekolah internasional maupun trilingual berbeda di Polandia. Anak-anak sangat antusias menonton film ini, karena memang film Petualangan Si Unyil disajikan dengan karakter boneka yang merepresentasikan anak-anak. Sama seperti film sebelumnya, film ini turut memperkenalkan budaya Indonesia dengan memasukkan scene pakaian adat Indonesia di dalamnya. Setelah berakhirnya sesi menonton film, siswa/i diberikan buah tangan berupa seruling bambu khas Indonesia. Sebagai penutup, Ibu Siti Nugraha Mauludiah sebagai Duta Besar Indonesia Republik Indonesia untuk Polandia menyampaikan bahwa akan ada acara-acara serupa Indonesian Movie Days lagi ke depannya agar Indonesia semakin dilirik dan dikenal di tingkat internasional, terutama di Polandia.

 

Foto 6. Siswa/i saat pemutaran film Petualangan Si Unyil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *